Jalan Pintas Jadi Guru Unggul

Jalan Pintas Guru Unggul
1. Kembalilah pada orientasi awal Anda. Apakah Anda sejak awal ingin jadi guru atau hanya masuk pekerjaan alternatif? Batu loncatan saja? Daripada nganggur lebih baik cari aktifitas. Nahhhh, ada peluang terbuka jadi guru. Anda masuk. Renungkan azam dan niat awal Anda. Apa. Bagaimana. Mau kemana. Udah di mana.
2. Apabila saat ini udah mendapatkan diri Anda. Mantapkan dan matangkan. Tak perlu melirik rumput tetangga. Sadari pengaruh hidup dari lingkungan.
3. Manfaatkan kemampuan dasar yang telah Anda kenali. Tumbuhkan menjadi bekal dasyat. Salah satu teknisnya adalah optimalkan lingkaran yang diamanahkan kepada kita.
4. Dengarkan pertanyaan siswa Anda. Bertanyalah kenapa siswa kita bertanya yang demikian. Lakukan evaluasi diri dari pertanyaan yang diajukan oleh siswa.
5. Lihatlah hasil kerja siswa Anda. Bertanyalah mengapa hasil siswa kita seperti ini dan atau seperti itu? Lakukan evaluasi diri dari pertanyaan yang diajukan oleh siswa.
6. Suara guru atas kelas kita. Suara guru atas mata pelajaran yang dalam tanggung jawab kita. Suara guru atas penampilan diri kita. Atas kita, bagaimana teman guru Anda, berkomentar?
7. Kepala sekolah harus Anda pandang sebagai sosok pemacu prestasi. Hindarkan prasangka negatif terhadap kepala sekolah. Sikap tersebut merupakan pedang tajam yang akan menusuk ulu hati kita.
8. Selamilah dunia anak dengan kaca mata orang desa bahwa anak seusia anak yang ada di hadapan Anda adalah anak, buka Anda dan bukan pula sosok teori dalam kuliah Anda.
9. Bujuklah kerumunan anak didik menjadi komonitas dan tim yang solid. Teknik membujuk tercanggih adalah mendengar segala yang diinginkan mereka.
10. Berikan penilaian pada siswa Anda, bahwa mereka adalah generasi siap dan mampu. Beri stempel bahwa mereka semua pandai dan cukup dewasa. Ajak komunikasi secara terbuka. Sebagaimana komunikasi suami istri dalam keterbukaan segala hal.
11. Hentikan keluhan di hadapan anak didik. Yang Anda perdengarkan kepada mereka adalah api kesuksesan.
12. Berilah anak didik kesempatan. Akui dan hormati hasilnya. Mulai dari diri Anda untuk berkomitmen.
13. Ambil segala hal yang terkecil tetapi fokus.
14. Janjilah bersama bahwa tim Anda semua ini tim pemberani dan siap ambil segala resiko.
15. Belajar besama untuk menyukai segala yang tidak enak, segala yang pahit, segala yang menyakitkan, segala yang di luar kemampuan. Sukai. Sekali lagi sukai dan jangan mencemooh apalagi melarikan diri.
16. Buatlah awal pembicaraan dengan siswa Anda segala yang layak didengar. Segala yang layak ditindaklanjuti. Segala yang layak mendapatkan penghargaan.
17. Ubahlah kepemimpinan serba memerintah menuju kepemimpinan serba kerja bersama. Ajukan tawaran. Tawaran. Tawaran dan tawaran. Walau harus memberi taaran hingga ke seribu.
18. Selalu mendahulukan kepentingan anak didik atau kepentingan teman guru lainnya. Perjuangkan segala yang menjadi hak anak didik.
19. Buatlah Janji untuk ditepati. Jangan obral janji
20. Mengajarlah materi pembelajaran yang bener-bener telah dikuasi. Paling tidak teah dipraktekkan. Jangan asal ngomong. Pasti tidak ada magnitnya. Jangan asal kutip sumber informasi dari teks book atau sumber lainnya. Tetapi materi pembelajari telah terhayati.
21. Katakan bahwa Anda telah prima. Anda telah unggul. Anda telah efektif. Saat ini sudah luar biasa. Saat ini waktu memutuskannya.
22. Latihlah diri Anda dapat jalan alternatif saat mendapatkan jalan buntu. Jalan buntu itu hanya sebatas pandangan mata kita saja.
23. Tinggalkan segera segala yang tiada manfaat.
24. Jauhi gunjing menggunjing
25. Libatkan Robb Anda

Tentang faizalputraku

orang taat banyak sahabat, orang jujur tetap makmur
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s